Cara Menggunakan Life Raft saat Keadaan Darurat
Cara Menggunakan Life Raft saat keadaan darurat wajib dipahami oleh setiap awak kapal maupun penumpang untuk meningkatkan keselamatan di laut. Life raft digunakan ketika kapal mengalami kondisi berbahaya seperti tenggelam, kebakaran, atau cuaca ekstrem yang membuat kapal harus segera ditinggalkan. Proses penggunaan life raft harus dilakukan dengan cepat, tepat, dan sesuai prosedur agar seluruh korban dapat bertahan hidup hingga bantuan datang. Oleh karena itu, pemahaman tentang cara menggunakan life raft menjadi bagian penting dalam sistem keselamatan pelayaran sebelum kapal beroperasi. Memperbarui armada dengan teknologi terkini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan kinerja industri maritim, khususnya melalui penggunaan peralatan kapal modern secara tepat. Apa Itu Life Raft? Life raft adalah perahu penyelamat darurat berbentuk inflatable (mengembang otomatis) yang dirancang untuk digunakan ketika kapal harus ditinggalkan. Peralatan ini menjadi bagian penting dalam sistem keselamatan pelayaran dan wajib tersedia pada berbagai jenis kapal. Life raft biasanya disimpan dalam container khusus dan dapat mengembang otomatis ketika dilepaskan ke laut. Kapan Life Raft Digunakan? Life raft digunakan dalam beberapa kondisi berikut: Kapal mengalami kebocoran dan berisiko tenggelam Terjadi kebakaran besar di kapal Mesin kapal gagal beroperasi saat cuaca buruk Kapal mengalami tabrakan Situasi evakuasi darurat di tengah laut Dalam kondisi seperti ini, kecepatan evakuasi menjadi faktor penting untuk menyelamatkan seluruh awak kapal. Cara Menggunakan Life Raft saat Keadaan Darurat Berikut langkah-langkah menggunakan life raft yang benar dan aman: 1. Pastikan Menggunakan Life Jacket Sebelum mengevakuasi diri, seluruh penumpang wajib menggunakan life jacket terlebih dahulu. Hal ini penting untuk menjaga tubuh tetap mengapung apabila terjatuh ke laut. Pastikan life jacket: Terpasang dengan benar Tali pengikat terkunci rapat Peluit dan lampu darurat berfungsi 2. Lepaskan Life Raft dari Tempat Penyimpanan Life raft biasanya disimpan pada cradle atau dudukan khusus di dek kapal. Lepaskan pengikat pengamannya dengan hati-hati. Pada beberapa kapal modern, sistem hydrostatic release unit (HRU) memungkinkan life raft terlepas otomatis ketika kapal tenggelam. 3. Lemparkan Life Raft ke Laut Setelah dilepas: Lemparkan container life raft ke laut Pastikan sisi peluncuran aman dari baling-baling kapal Hindari area dengan api atau kebocoran bahan bakar Jangan menarik tali pemicu sebelum life raft berada di air. 4. Tarik Tali Painter untuk Mengembangkan Life Raft Tali painter berfungsi mengaktifkan tabung gas CO₂ yang akan mengembangkan life raft secara otomatis. Tarik tali dengan kuat hingga: Life raft mengembang penuh Struktur rakit stabil Pintu masuk terbuka Biasanya proses pengembangan hanya memerlukan beberapa detik. 5. Naik ke Dalam Life Raft Secara Bergantian Masuk ke life raft secara tertib untuk menghindari: Rakit terbalik Penumpukan beban di satu sisi Kepanikan massal Prioritaskan: Anak-anak Korban luka Penumpang yang tidak bisa berenang Jika memungkinkan, gunakan tangga atau tali bantu yang tersedia pada life raft. 6. Putuskan Tali dari Kapal Apabila seluruh penumpang sudah berada di dalam life raft dan kapal mulai tenggelam, segera putuskan tali painter agar life raft tidak ikut tertarik oleh kapal. Langkah ini sangat penting namun sering terlambat dilakukan saat kondisi panik. Perlengkapan yang Biasanya Ada di Dalam Life Raft Life raft modern umumnya dilengkapi dengan berbagai perlengkapan keselamatan seperti: Air minum darurat Makanan emergency ration Senter tahan air Peluit Dayung Obat-obatan P3K Thermal blanket Signal flare Peralatan memancing darurat Perlengkapan tersebut dirancang untuk membantu korban bertahan hidup hingga proses evakuasi dilakukan. Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menggunakan Life Raft Beberapa kesalahan berikut perlu dihindari: Tidak memakai life jacket Menarik tali painter terlalu cepat Panik saat naik ke rakit Melebihi kapasitas life raft Tidak membawa perlengkapan komunikasi darurat Karena itu, pelatihan penggunaan life raft sangat penting dilakukan secara rutin. Pentingnya Pelatihan Keselamatan Kapal Memiliki perlengkapan keselamatan saja tidak cukup tanpa pemahaman penggunaan yang benar. Awak kapal dan operator pelayaran perlu melakukan: Simulasi evakuasi Pemeriksaan life raft berkala Pelatihan keselamatan laut Pemeriksaan standar SOLAS Dengan persiapan yang baik, risiko korban jiwa saat kecelakaan laut dapat diminimalkan. Peraturan resmi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tentang standar keselamatan dan kelengkapan peralatan kapal di Indonesia Gunakan Life Raft Berkualitas untuk Keselamatan Maksimal Pemilihan life raft berkualitas menjadi investasi penting dalam keselamatan pelayaran. Pastikan produk yang digunakan telah memenuhi standar keselamatan dan memiliki sertifikasi resmi. Sebagai perusahaan penyedia perlengkapan kapal dan pengadaan pemerintah, PT Kairos Pratama Karya siap membantu kebutuhan pengadaan perlengkapan keselamatan kapal, termasuk berbagai kebutuhan maritime safety equipment berkualitas untuk instansi maupun perusahaan pelayaran. Untuk konsultasi produk dan pengadaan, Anda dapat mengunjungi halaman resmi Kontak Kairos Pratama Karya.
Cara Menggunakan Life Raft saat Keadaan Darurat Read More »

